This part about. . .

COST & REVENUE

Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.

Biaya dapat dikelompokkan menjadi :

–       Biaya Tetap (Fixed Cost)

  • Biaya yang harus ada dalam proses produksi, tanpa dipengaruhi oleh besar kecilnya unit barang dan jasa yang diproduksi, dan tetap harus dikeluarkan walaupun perusahaan tidak berproduksi.
  • Contohnya, biaya sewa gedung, sewa peralatan, gaji pegawai, dsb.

–       Biaya Variabel (Variable Cost)

  • Biaya yang harus dikeluarkan sesuai dengan besarnya output.
  • Missal, bahan baku, tenaga kerja, bahan bakar.
  • Perbandingan antara VC dengan jumlah produksi barang menimbulkan tiga corak biaya variabel yang bervariasi, yaitu :
    1. Biaya Proporsional, kenaikan biaya variabel yang dikeluarkan sama dengan kenaikan jumlah produksi.
    2. Biaya Progresif, kenaikan biaya variabel lebih tinggi disbanding jumlah produksi.
    3. Biaya Degresif, kenaikan biaya vatiabel lebih kecil disbanding jumlah produksi.

–      Biaya Total (Total Cost)

Biaya keseluruhan yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa.

TC = FC + VC

TC : total cost

FC : fixed cost

VC : variable cost

  • Kurva biaya tetap berbentuk garis lurus, menunjukkan bahwa jumlah biaya tetap tidak terpengaruh oleh kuantitas produksi.
  • Biaya total berubah sesuai dengan perubahan biaya variabel.

Selain jenis-jenis biaya diatas, ada juga yang dinamakan dengan :

1. Biaya Marjinal (Marginal Cost)

Tambahan biaya yang diperlukan untuk memproduksi satu unit tambahan output.

  • Biaya marjinal setiap tingkat output adalah tambahan biaya yang diperlukan untuk memproduksi satu unit output tambahan. Biaya ini dapat dihitung dengan membandingkan perubahan pada biaya total tiap unit output yang berurutan, atau dengan membandingkan perubahan pada variabel tiap tingkat output yang berurutan.
  • bila digambarkan dalam bentuk grafik, kurva biaya marjinal akan terlihat seperti huruf ‘U’.

2. Biaya Rata-rata (Average Cost)

–       Biaya total rata-rata

Biaya total dibagi jumlah produksi

ATC = TC

Q

–       Biaya tetap rata-rata

Biaya tetap yang dibutuhkan untuk satuan hasil produksi.

AFC = TFC

Q

–       Biaya variabel rata-rata

Biaya variabel untuk tiap unit yang dihasilkan.

AVC = TVC

Q

Semakin banyak kuantitas produksi, maka proporsi biaya tetap untuk tiap unit menjadi semakin sedikit, sehingga bila digambarkan, akan terlihat bahwa kurva biaya tetap per unit atau biaya tetap rata-rata menurun seiring dengan peningkatan jumlah produksi.

Pendapatan (revenue) adalah sejumlah uang yang diterima oleh pengusaha ketyika menjual barang dan jasanya.

Besar pendapatan ditentukan oleh jumlah satuan hasil produksi yang terjual, dan harga jual per satuan hasil produksi.

Jenis-jenis pendapatan :

Pendapatan Total (total revenue)

Pendapatan yang diterima perusahaan dari menjual produknya.

TR = P X Q

P : harga     Q : kuantitas

Pendapatan Rata-rata (average revenue)

Pendapatan rata-rata per satuan produk yang dijual.

AR = TR

Q

karena TR = P X Q , maka :

AR =  P X Q = P

Q

Pendapatan Marjinal (marginal revenue)

Perubahan penerimaan total akibat perubahan jumlah baranh yang dijual.

MR = TR – TRn-1 atau MR = ∆TR

∆Q

TRn     : pendapatan total unit ke-n

TRn-1 : pendapatan total unit sebelum n

: perubahan

Perusahaan akan mendapat laba jika pendapatan lebih besar daripada biaya. sebaliknya, perusahaan akan mengalami kerugian jika pendapatannya lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan.

Laba : TR > TC

Rugi : TR < TC

cr : Alam S., Ekonomi SMA untuk Kelas X, Jakarta : Penerbit Esis